Tampilkan postingan dengan label aksiBerita 2017. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aksiBerita 2017. Tampilkan semua postingan
Jumat, 01 September 2017
Sabtu, 18 Februari 2017
Jumat, 17 Februari 2017
Kamis, 16 Februari 2017
![]() |
| Anies baswedan |
AKSIBERITA 2017 - ANIES BERJANJI AKAN CECK TPS 32 CILILITAN TEMPAT AHOK MENANG 100% Pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno meraih suara kosong di Tempat pemungutan suara (TPS) 32 Cililitan, Kramat jati, RT 03 dan RT 04 RW 08, Jakarta Timur. Anies - Sandiaga akan menelusuri hasil di TPS yang suaranya ' diborong ' oleh pasangan Ahok - Djarot, itu.
" Semuanya yang kira kira menimbulkan pertanyaan akan dicek tapi kita tidak mau berprasangka buruk kita berprasangka baik sambil melakukan verifikasi," kata Anies di DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta selatan. Kamis (16/2).
Anies mengatakan, nantinya evaluasi bukan hanya terjadi di TPS 32 Cililitan. Menurut Anies,sejumlah TPS yang raihan suaranya rendah sekali bakal menjadi evaluasi timnya.
" Nanti kita akan lihat satu adalah daerah daerah dimana kita bisa ditingkatkan suaranya kemudian yang kedua tempat tempat dimana kita sudah berkampanye kita sudah bersosialisasi dan kita lihat nanti efeknya pada suara mereka yang berikan kepada kita lalu yang ketiga adalah kita ingin terus menyampaikan paparan karena dari temuan kita mereka yang sudah melihat program kita mendengar program kita lebih dari 60 persen menyatakan suka dan mendukung," kata Anies.
Menurut Anies,raihan suara rendah disejumlah TPS karena warga yang mencoblos belum pernah mendengar visi misinya. Dia mengatakan, untuk meningkatkan suara di TPS yamg rendah nantinya pasangan yang diusung Gerindra dan PKS ini akan lebih intensif berkampanye.
" Jadi banyak temuan dari kita yang mereka tidak mendukung banyak yang belum pernah mendengar nah tentu kita nanti akan lebih intensif lagi berkampanye di tempat tempat yang mendapatkan informasi tentang program program kita," kata dia.
Anies menyakini disejumlah TPS yang meraih suara rendah bakal meningkat diputaran kedua. Termasuk raihan suara diwilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara yang rendah di putaran pertama ketimbang di Jakarta Selatan, padahal sering melakukan kampanye.
" Tapi Kalau dari sisi peningkatan kita meningkat drastis dari dulunya sangat rendah karena itu makanya itu kenapa kita ada diutara dan dibarat dan insyah allah kita akan pastikan untuk yang berikutnya kita akan bisa meningkat lebih tinggi lagi," kata Anies.
Rabu, 15 Februari 2017
Kepercayaan bahwa nama besar Ahok digabung dengan nama besar PDIP, membangun kepercayaan diri yang sangat kuat dipara pendukung Ahok.Kepercayaan diri yang terlalu tinggi itu membuat mereka tidak menerima jika ada yang mengingatkan, "hati-hati kekuatan lawan.."
Perjalanan selama proses kampanye, Saya banyak menemukan aura kepercayaan diri yang sangat tinggi dibarisan relawan. Saya selalu mengingatkan, " Optimis boleh, tapi kita harus juga realistis.."
Saya kadang tidak sampai hati ketika harus mengingatkan, "Pilgub DKI ini dua putaran.." Suara Saya tenngelam diriak euforia dan kebanggaan akan prestasi Ahok yang diangkat sebagai jualan.
Saya jadi teringat apa yang Jokowi katakan ketika ia menjadi Capres saat pilpres 2014. Ketika itu euforia terjadi dikalangan pendukungnya. Ia mengatakan. " Jangan memandang remeh lawan. Lawan kita itu tangguh dan kuat secara finansial.."
Tidak memandang remeh lawan bukan bearti takut kalah, tetapi memunculkan kewapadaan yang tinggi. Dengan kewaspadaan yang tinggi,kita bisa memperkirakan " pada titik mana lawan akan memainkan kecurangan.."
Dan dari banyaknya info yang masuk, ternyata lawan memainkan peranan disaat akhir melalui surat suara. Banyak yang tidak terdaftar dan akhirnya ditolak untuk menggunakan hak suaranya.
Alasan " surat suara sudah habis, hanya disediakan 20 sebagai cadangan.." adalah gerakan massif yang terjadi dimana mana. Video video amatir menunjukan keributan yang terjadi di TPS karena kehilangan suara.
Hal seperti ini seharusnya sudah bisa diantisipasi sejak awal. Para relawan yang terbentuk disetiap RT/RW sejak awal sudah bisa mengawal para pendukung Ahok dan memastikan mereka punya hak suara dan tidak terlambat sampai TPS.
Edukasi2 teknis perlu terus disampaikan daripada sekedar goyang2 badan di rumah Lembang. Selain edukasi teknis ke warga, gerakan di RT/RW perlu terus di kawal. Persempit celah para panitia melakukan kecurangan.
Dan yang terakhir, jangan pelit untuk membayar para relawan2 yang bertugas kesana kemari, masuk ke kampung2 untuk melakukan pengawalan dari pendaftaran sampai penghitungan suara. Mereka bukan orang yang berlebih, hargai waktu mereka dengan membayar keringat mereka. Meski menamakan diri relawan, tapi anak istri mereka juga butuh makan.
Karena itu saya tidak begitu bangga ketika Ahok mengembalikan dana kampanye sekian miliar rupiah. Saya lebih bangga ketika dana yang berlebih itu dipergunakan untuk mencukupi kebutuhan dasar para relawan sehingga mereka bisa bekerja tanpa ada kendala keuangan.
"Perjuangan juga butuh logistik", begitu kata kawan saya yang mendukung Ahok dan bersedia berpanas2 di jalan yang terpaksa merogoh kantung sendiri sekedar untuk makan.
Putaran kedua adalah pertarungan yang lebih berat. Selisih yang tidak begitu besar membuat ada kekhawatiran.
Kekhawatiran itu bagus, dengan begitu menjadi lebih waspada. Lebih baik merasa akan kalah sehingga bertarung lebih sengit, daripada merasa menang sehingga minim persiapan..
Ada waktu 2 bulan untuk mempersiapkan diri. Tanggal 19 April, kita akan bertarung di TPS lagi. Semoga Ahok juga tetap bisa menjaga diri, supaya tidak diserang sisi terlemahnya lagi.
Selasa, 14 Februari 2017
Mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar memberikan pernyataan bahwa Hary Tanoe ikut serta sebagai pihak yang diutus Susilo Bamabng Yudhoyono untuk melobi dirinya agar tak memenjarakan Aulia Tantowi Pohan terkait kasus korupsi yayasan Bank Indonesia pada 2009 silam.
Seperti diketahui, setelah kasus korupsi tersebut, Antasari mendekam dipenjara sekitar tujuh tahun karena tuduhan pembunuhan bos PT Putra Rajawali Bantaran, Nasrudin Zulkarnain.
Berdasarkan pantauan AKSIBERITA dari tujuh emiten yang berada dibawah naungan Grup MNC, lima diantaranya terpantau anjlok.
Saham PT MNC Investama (BHIT) turun tiga poin (2.14 persen) dilevel Rp 137 per lembar, saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR) melemah 25 poin (4.07 persen) di level Rp 590 per lembar, dan saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) anjlok 105 poin (6.18 persen ) ke level Rp 1.595 per lembar.
Selain itu, saham PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) turun dua poin (3.77 persen ) ke level Rp51 lembar dan saham PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) melemah dua poin (2.74 persen ) ke level Rp71 per lembar
Sementara, hanya saham PT MNC Land Tbk (KPIG) yang berhasil menguat pada penutupan perdagangan hari ini dengan kenaikan hingga 120 poin (9.23 persen) ke level Rp 1.420 per saham. Adapun, saham PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) berjalan stagnan sepanjang hari ini dan ditutup pada level Rp 1.025 per saham.
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Heldy Arifien, pemberitaan yang tengah menyerang Hari Tanoe ini otomatis mempengaruhui sikap investor dalam melakukan transaksi terhadap saham emiten grup MNC.
" Mau ngak mau direspon dengan adanya sentilan politik ini," ungkap Heldy kepada AKSIBERITA, Selasa (14/2).
Pasalnya, Hary Tanoe merupakan sosok yang secara langsung memimpin Grup MNC saat ini. Tentu, peristiwa yang sedang terjadi secara tidak langsung akan mempengaruhi kinerja saham emitem-emitemnya.
Namun, Heldy memastikan kondisi ini disebut sebagai panic selling karena investor kaget dengan pemberitaan ini. Sehingga,tanpa pikir panjang investor langsung melakukan transaksi jual setelah berita ini mencuat.
" Tapi Saya yakin Global Mediacom dan Media Nusantara Citra akan positif lagi pada perdagangan Kamis besok (16/2)," jelas dia.
Sementara, untuk emiten lainnya akan mengikuti kenaikan harga saham kedua emiten tersebut. Artinya, Heldy menilai penurunan ini bukan secara fundamental. Kemudian, secara teknical Global Mediacom dan Media Nusantara Citra masih memiliki peluang untuk menguat.
Sabtu, 11 Februari 2017
AKSIBERITA 2017 AHOK : JANGAN KHAWATIR, SAYA TIDAK BERNIAT MENJADI CALON PRESIDEN
aksiberita Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa dirinya tidak akan mencalonkan diri untuk menjadi Presiden.
Hal ini disampaikan dirinya, saat berpidato usai melakukan serah terima laporan nota singkat pelaksanaan tugas dari Pelaksana Tugas (plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono di Balai Agung, Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (11/2/2017).
" Jangan Khawatir, aku nggak berniat jadi calon Presiden," kata Ahok.
Ahok merasa perlu mengklarifikasi hal tersebut karena muncul isu pasca - debat perdana pilgub DKI Jakarta.
Dalam pernyataan penutup debat, moderator Ira Koesno menanyakan apakah para kandidat akan maju sebagai calon presiden tahun 2019.
" Jadi kami ini memang berbagi untuk menjawab. Yang terakhir itu Mas Djarot dan ternyata pernyataannya soal calon Presiden. Saya bingung, dikira Saya nggak mau ngejawab itu. Makanya, Saya mau klarifikasi nggak mau jadi calon Presiden. Jangan khawatir," tegas Ahok.
Usai melakukan serah terima nota singkat pelaksanan tugas Gubernur DKI, Ahok - Djarot akan resmi kembali menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Ntah benar atau tidak nya pernyataan sang Petahana Gubernur DKI Jakarta, Kita saksikan aja kedepannya...
Jumat, 10 Februari 2017
AKSIBERITA 2017 BERITA DARI BANG DENNY SIREGAR PART I
LANGKAH KUDA YANG SEMPURNA
AKSIBERITA 2017 kunjungan Habib Rizieq dan Bachtiar Nasir ke Wiranto memang menarik. Banyak yang mengartikan sinis kunjungan itu sebagai langkah Wiranto dalam mencari muka kepada pentolan gerakan aksi GNPF MUI. Apalagi banyak informasi yang beredar jika Wiranto termasuk yang membentuk FPI duilu sebagai gerakan pam swakarsa ditahun 1998.
Saya malah melihat kunjungan itu sebagai langkah yang positif, terutama pada posisi Wiranto sebagai Menkopolhukam yang notabene adalah perwakilan pemerintah.
Salah satu pemikiran strategis Sun Tzu dalam " the art of war" adalah dekatlah pada sekutumu, tapi lebih dekatlah pada musuh mu. Merapat pada mereka yang berlawanan sebenarnya adalah senjata yang efektif. Dengan semakin dekat, maka musuh akan semakin sulit bergerak.
Konsep perang jokowi memang menghindarkan keributan yang tidak perlu. Jokowi membutuhkan situasi yang tenang supaya investor percaya kalau Indonesia tetap kondusif. Kita bisa melihat track record bagaimana Jokowi meredam keributan saat " pertarungan" KPK vs Polri jilid 2. Jokowi tidak suka menggunakan kekerasan sebagai cara menghantam. Ia model silent killer, membunuh dalam senyap.
Dan para assasin selalu mendekatkan diri pada targetnya, sedekat-dekatnya -bahkan jila memungkinkan merangkulnya- untuk kemudian menghabisinya tanpa terlihat..
Itulah yang dilakukan Wiranto sekarang sebagai panglima perang. Ia merangkul para pentolan yang sebenarnya sudah terbaca bahwa mereka hanyalah bayaran dari sekelompok oknum elit politik yang bernafsu menguasai kembali negeri ini.
Dengan sejarah mereka adalah teman lama, mudah bagi Wiranto mendekatinya. Ia mengundang mereka ke rumahnya untuk minum kopi bersama.
Tidak ada yang tahu apa pembicaraan di dalamnya, tapi hasilnya terlihat jelas. FPI terpecah dalam dukungan untuk melakukan long march dalam aksi 112.
Ketua Tanfidzi DPD FPI DKI, Abuya KH. Abdul Majid mengatakan bahwa FPI tidak akan ikut dalam longmarch hanya mengadakan kegiatan zikir saja di Istiqlal. Tapi Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), KH. Ahmad Shobri Lubis ngotot tetap akan ikut aksi yang diprakarsai oleh kelompok Forum Umat Indonesia atau FUI.
Sesuai kesepakatan bersama, bahwa tanggal 11 Februari adalah minggu tenang dan tidak boleh ada kegiatan massa di jalan, maka niat demo besar berhasil di lokalisir hanya di Masjid Istiqlal saja.
Dengan terpecahnya gerombolan, maka akan mudah bagi kepolisian untuk mengidentifikasi siapa orang-orang yang masih ingin membuat keributan.
Ini strategi yang jenius dan menarik untuk disimak. Cara perang yang elegan. Rangkul dan lokalisir potensi masalah.
Dengan merangkul para "komandan lapangan" aksi, maka ini juga akan membingungkan para penyandang dana di belakang layar dan mulai meragukan sebagian koalisinya, kepada siapa mereka sekarang berpihak..
Dan jangan lupa, panah-panah hukum tetap mengarah ke Habib Rizieq dan Bachtiar Nasir. Panah itu tidak akan berhenti meskipun mereka merapat ke Wiranto yang mereka kenal sebagai "sahabat lama".
Buat saya, FPI tidak perlu dibubarkan. Karena jika mereka bubar dengan kekerasan, mereka akan membentuk sel-sel baru yang malah akan lebih sulit terlihat. FPI cukup disusupi, dikendalikan dan dirubah pemahamannya. FPI akan dikembalikan sesuai fungsinya di awal, untuk ikut menjaga keamanan negara.
Saya kok jadi teringat dengan apa yang pernah dilakukan pemerintah dengan Golkar. Partai yang dulu menyerang pemerintah habis-habisan, mendadak menjadi koalisi yang sempurna. Jadi rindu Tantowi Yahya dan Nurul Arifin yang hilang bagai ditelan bumi, padahal dulu suara mereka keras sekali.
Permainan catur yang cantik sekali. Bidak-bidak terbuka dan tersusun rapi, sekarang menunggu langkah lawan yang panik melindungi dirinya dengan cuitan-cuitan yang mencari simpati.
Rabu, 08 Februari 2017
AKSIBERITA 2017 BERITA DARI BANG DENNY SIREGAR.
BANGSA YANG DURHAKA PADA LELUHURNYA
AksiBerita "Ke cikini dong. Gua lagi ngadain acara nih.."begitu pesan seorang teman lewat whatsaap.
liat pembicaraannya menarik juga, disana ada Dedy Mulyadi Bupati Purwakarta, yang diundang sebagai 'tokoh penulis'. Maka jreengg meluncurlah saya kesana.
Duduk disudut yang tidak diperhatikan saya menyimak setiap kata katanya ketika ia berbicara.
kang dedi itu orang desa. Ia kecil dan tumbuh didesa. Ia adalah saksi mata dari bagaimana kerukunan itu tumbuh bukan dari kekuatan agama, tetapi bagaimana ikatan adat menjaganya.
Dulu sekali, para pemangku adat dan tokoh desa, selalu mengajak warganya gotong royong membangun jalan, membangun rumah warga sampai makan bersama. Dengan selalu bertemu bersama, maka terciptalah kerukunan itu tanpa memandang suku, ras dan agama.
Begitu masuk era sekarang, agama mencoba mengambil alih peran budaya bangsa. Muncullah ustad2 baru, ulama2 baru sebagai rujukan.Ndilalah, agama dipakai sebagai topeng untuk mengumpulkan massa.
Pemerintah pusat dan daerah pun mengambil kebijakan salah. Mereka demi meraup suara mengucurkan dana ke pesantren2 dan majelis2 taklim. Pemangku adat dan tokoh desa tersisih. Mereka harus mundur karena zaman sudah tidak menginginkan mereka.
Dampak negatif kemudian bermunculan. Para tokoh agama disetiap daerah muncul bukan lagi sebagai ulama, tapi sebagai mesin dana. Mereka hidup dari uang sumbangan politikus yang ingin suara mereka. Bukan itu saja, mereka tetap mengutip sumbangan dari warga yang ingin belajar agama ke mereka.
Akhirnya monetizing agama pun berjalan. Warga miskin disuruh Umroh terus supaya para ustad dapat penghasilan tambahan. Kalau yang miskin mengeluh, mereka disuruh sabar dan ngaji terus supaya Tuhan membukakan jalan. Semakin miskin mereka karena waktu mereka hanya dipakai untuk mengeluh kepada Tuhan mulai pagi, siang sore sampai malam.
Karena miskin, merekan menjadi bodoh. Dan semakin bodoh mereka, semakin taklid pada ustad yang bagi mereka dianggap sebagai jalan menuju perubahan hidup. Gotong royong pun hilang, orang terkonsentrasi ke majelis2, ke mesjid2 yang dibangun sebagai base camp. Tidak ada lagi pluralisme, yang ada hanya kelompok yang seragam.
Semakin lama akar masalah semakin dipelihara. Akar budaya kita semakin lemah dan ingin digantikan budaya timur tengah. Bayangkan, orang lebih suka membangun rumah ibadah dari pada gotong royong membangun jalan untuk semua. Dengan doktrin membangun rumah ibadah sama dengan membangun rumah disurga, masyarakat pun terkotak kotak.
"Jadi disitu lah akar masalahnya.."Gumanku dalam hati sambil menghirup secangkir kopi. Pantas kehidupan masa kecilku seperti hilang, karena banyak orang dagangan agama yang lebih menjamin penghasilan.
Kang Dedi bercerita tentang bagaimana ia membangun kembali kultur pendesaan yang sudah lama hilang. Tapi gerakan yang ia lakukan tidak mendpat banyak tanggapan, karena orang lebih suka dengan berita dari kota besar.
Jakartasentris, Bandungsentris, Surabayasentris, lebih disukai daripada melongok sedikit saja ke daerah kecil seperti Purwakarta. Pantaslah, mereka yang memimpin di kota besar lebih mudah mencitrakan diri dengan kosmetik tebal daripada mereka yang benar2 bekerja di tempat yang tidak banyak terlihat.
Saya kemudian berfikir, "Iya juga ya, bagaimana bisa orang kota - bahkan yang lama menempuh pendidikan di luar negeri - bisa menyelesaikan akar masalah di negeri ini jika mereka tidak mengenal karakter Indonesia dengan baik ?
Para penyandang gelar dari universitas2 luar negeri itu, hanya mampu menjalankan konsep pemerintahan sesuai ilmu di negara yang mereka tinggali selama ini. Akhirnya konsep kapitalis yang mereka dapat disana, dibawa ke Indonesia. Indonesia menjadi negara kapitalis dengan sendirinya, tanpa pernah tahu akar leluhurnya.
"Intoleransi itu tumbuh karena kita durhaka pada leluhur.." Tegas Kang Dedi.
Di semua kota besar, kita sudah tidak lagi bisa melihat Indonesia sebenarnya. Budaya kita tersingkir di museum2 yang bahkan jarang dikunjungi karena tidak menarik.
Saya harus angkat secangkir kopi tinggi2 kepada daerah besar seperti Bali dan Jogja, yang mampu menjaga adat dan budaya mereka dengan baik - dengan mempertahankan ciri mereka melalui bangunan2 disana - sehingga tidak tergusur budaya luar.
Karena negara kita sudah kehilangan jati dirilah, kaum intoleran yang berbaju agama punya amunisi untuk menyerang.
Kuangkat secangkir kopi, sudah siang saatnya pergi. Terimakasih Kang Dedi, sudah mengingatkanku akan "siapa sebenarnya aku ini.."
Mungkin memang, sudah saatnya orang desa yang memimpin negeri ini. Orang yang mengenal akar budaya kita dengan baik dan mengembalikan kita pada diri kita yang sebenarnya, yang sangat toleran.
Seruput....
Selasa, 07 Februari 2017
AKSIBERITA 2017 Pernyataan Keras Adian Karena Dituduh Otak Demo Dirumah SBY
AKSIBERITA Jubir Partai Demokrat Imelda Sari menuding Politikus PDIP Adian Napitupulu yang menggerakkan massa ke rumah Presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kuningan, Jaksel pada Senin 6 Februari lalu untuk demo. Mendapat tudingan itu, Adian langsung melakukan klarifikasi.
Adian mengatakan, mahasiswa adalah generasi yang intelektual. Dia tidak percaya bahwa mahasiswa mampu digerakkan begitu saja untuk berdemo di depan rumah SBY seperti tuduhan Partai Demokrat.
"Apalagi menunggangi sebuah pertemuan besar yang di ikuti sekitar 3.000 mahasiswa dari 500 kampus di 25 Provinsi sebagaimana disebut dalam rilis mahasiswa yang tersebar di Sosmed. Tidak ada yang sanggup, (termasuk saya) untuk menggerakan kekuatan intelektual muda sebesar itu," kata Adian dalam rilis yang diterima merdeka.com, Selasa (7/2).
Adian melihat, tak ada yang salah dengan pertemuan antara Kepala Staf Khusus Kepresidenan Teten Masduki dengan para mahasiswa di Jambore, Cibubur. Adian pun menilai sikap SBY aneh, marah atas aksi demonstrasi tersebut.
"Menurut saya harusnya semua Mantan presiden, semua Jenderal, semua aparatur negara dan seluruh masyarakat mendukung sikap mahasiswa. Saran saya kalau mau komentar ya komentarlah tentang dugaan adanya makar, jangan komentari aksi yang justru ingin menjaga keutuhan NKRI dan menjaga Pancasila sebagai Ideologi Negara," tambah dia.
Dia mengatakan, dalam pernyataan sikap mahasiswa itu, tidak ada satupun menyebut nama orang ataupun organisasi atau partai politik. Dengan demikian, dia menilai aneh, jika ada yang merasa tersinggung sementara namanya tidak disebutkan.
![]() |
| Agen Judi Terpercaya & terpanas tahun ini |
"Saya tidak tahu bagaimana mahasiswa memutuskan untuk aksi di Mega Kuningan tepatnya di dekat Kedubes Qatar. Bila kita lihat lokasi aksinya, maka aksi itu tidak tepat di depan rumah SBY, karena masih ada jarak pandang sekitar 50-an meter. Kalaupun Polisi mengatakan demo itu tanpa izin, maka itu hanya masuk kategori Tipiring alias Tindak Pidana Ringan. Saran saya tidak perlu mengomentari tindak pidana ringan seperti itu, karena kelas mantan presiden harusnya mengomentari chat sex yang beredar luas karena itu bisa merusak moral kaum muda se-Indonesia," sindir Adian.
Adian juga mengklarifikasi tentang mobil Terano yang diduga miliknya mangkal di lokasi demo dengan membawa logistik. Dia akui punya mobil Terano, namun dia menegaskan, mobil itu bukan miliknya.
"Mobil saya juga Terano tapi plat mobil saya bukan B 2124 ZO tetapi plat mobil Solo yaitu AD 1 AN. Saran saya tidak perlu buang waktu mencari siapa pemilik mobil, siapa yang masak nasi, siapa yang bungkus, karena mengirimkan nasi untuk aksi yang tidak bertujuan makar bukanlah kejahatan," tambah dia.
Dia pun berpesan, baiknya SBY tidak perlu takut dan mengecam mahasiswa yang hanya bermodalkan spanduk dan pengeras suara dengan tuntutan yang 1000 persen masuk di akal. Kalau mau takut, maka takut dan kecamlah pelaku pemboman, karena itu merenggut jiwa manusia. Kalau mau takut dan mengecam, maka Kecamlah Mantan-mantan menteri yang ditangkap KPK karena Korupsi mereka memiskinkan rakyat.
"Benar saya datang ke acara Jambore seperti juga sekian banyak pembicara yang juga datang ke acara itu. Saya datang bersama istri saya, dan saya tidak berbicara sepatah katapun di panggung forum terhormat Jambore itu, saya hanya bertemu dengan mahasiswa dari beberapa daerah yang ingin menyampaikan masalah-masalah di daerahnya karena itu bagian dari tugas saya sebagai anggota DPR," jelas dia.
Di forum Jambore, Adian mengakui panitia meminta dirinya untuk menjadi pembicara, namun ia menolak. Sebab, sudah banyak mantan aktivisi 1998 yang menjadi pembicara di forum tersebut.
"Masih banyak sebenarnya yang ingin saya komentari sampai hal yang sekecil kecilnya termasuk semua yang beredar di situs situs hoax dan aneka sosmed lainnya, tapi saya putuskan untuk tidak berlebihan agar jelas bahwa saya, Adian Napitupulu berbeda dengan SBY," tutup dia.
Senin, 06 Februari 2017
![]() |
| AKSIBERITA 2017 AHOK VS ANIES |
AksiBerita 2017 Beberapa waktu ini kita diperlihatkan adu fisik antara Ahok dan Agus diPilgub DKI. Ahok sang Petahana yang mempunyai track reacord bagus dalam pekerjaannya, mendapat serangan ketat dari Agus.
Buat Agus, musuh terberat dia adalah Ahok. Sulit sekali menjatuhkan Ahok di ronde2 awal, karena masyarakat melihat hasil kerjanya yang memang terbukti.
Mulai banjir yang mulai reda, pembangunan area publik dari perkampungan kumuh, sungai sungai yang kinclong sampai fasilitas kesehatan yang terasa sangat dampaknya, adalah musuh besar Agus yang kurang handal dalam memainkan program.
Akhirnya serangan menjurus ke isu SARA sebagai jurus yang efektif. Gelombang tekanan ke Ahok karena kasus penistaan agama membuatnya kelimpungan karena sibuk menangkis serangan. Fokus Agus memang ahok, karena ia merasa menguasai Komunitas Islam dengan leadernya Habib Rizieq dan tim fpi.
SBY tidak tinggal diam untuk terus menggencarkan serangan. Ia selalu muncul disaat2 panas untuk menyelamatkan situasi sekaligus menyerang Ahok dengan cara menarik simpati.
Petarungan ketat antara Agus dan Ahok ini dimanfaatkan betul oleh Anies. Memanfaatkan peluang " tidak diperhatikan " oleh kedua kandidat lawan, Anies mencoba menyalip tikungan. Ia merapat ke komunitas Islam yang dipelihara Agus. Buat Anies, biar Ahok urusan Agus sedangkan dia fokus ke Agus. Itulah kenapa saat debat kedua kemarin, ia meminjam tangan Agus untuk menampar Ahok.
Prabowo muncul sebagai booster untuk menaikan elektabilitas Anies. Prabowo punya kepentingan Anies menang. karena ia ingin mencalonkan diri lagi menjadi Presiden di 2019. Dan menguasai Jakarta bisa sebagai batu loncatan yang bagus untuk menaikan suara.
Tarikan Prabowo dan hasil debat benar benar mendongkrak suara Anies. hasil survey poltracking terakhir menempatkan Anies sebagai pemenang dan Ahok nomer dua. Sedangkan Agus melorot jauh.
Anies memanfaatkan situasi sebagai " penyejuk " ketika kedua kandidat lain bertarung. Dan Ia berhasil memanfaatkan kelelahan sebahagian masyarakat akan pertarungan sengit Agus dan Ahok yang tidak selesai selesai.
Disinilah seharusnya Ahok yang kedudukannya tidak banyak berubah antara nomer 1 dan 2 dalam setiap hari survey untuk tetap mewaspadai gerakan Anies.
Ahok harus berusaha meredam suasana supaya Anies tidak memanfaatkan situasi yang terus panas untuk kemenangan dirinya. Apapun harus dilakukan, misalnya dengan merapat ke NU sebagai permintaan maaf dari hasil jebakan yang dilakukan Agus dengan memanfaatkan situasi sidang.
Dengan begitu, masyarakat bisa melihat bahwa Ahok pun mampu merendam suasana dan tidak terjebak untuk terus berada dipuasran arus panas.
Saya sulit menyakini bahwa pertandingan ini akan berakhir pada satu putaran. Kemungkinan besar, akan terjadi duel maut antara Ahok dan Anies diputaran kedua. Tapi Agus juga masih mengintip supaya bisa kembali menyalip dan menempatkan dirinya sebagai lawan Ahok.
Agus tidak melihat Anies sebagai lawan berat,karena Anies terutama kelompok dibelakngnya seperti PKS lebih mudah di Lobby untuk bekerja sama dari pada dengan Ahok yang keras kepala
Jumat, 03 Februari 2017
AksiBerita - SBY adalah salah satu ketua umum partai politik yang sampai saat ini belum diundang makan siang dengan Presiden JOKO WIDODO di Istana Negara. Sejumlah ketua Umum partai politik, mulai dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketum Partai Golkar Setya Novanto, Ketum NasDem Surya Paloh, Ketum PAN Zulkifli Hasan, hingga parpol oposisi pemerintah yakni Ketum Partai Gerindra sudah menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi berbalut makan siang bersama. Saat itu, mulai ramai polemik tak diundangnya Ketum Partai Demokrat SBY.
" Saya disampaikan oleh orang kalau beliau ingin bertemu dengan Saya, tapi beliau dilarang oleh dua sampai tiga orang di sekeliling beliau. Nah dalam benak Saya, hebat juga orang itu sampai bisa melarang Presiden Kita untuk bertemu dengan sahabatnya yang juga mantan Presiden. Pada hari yang baik ini kalau bisa saling melakukan klarifikasi supaya tidak menyimpan prasangka, bahkan rasa curiga.
Spekulasi pun bermunculan, siapa yang menghalangi Jokowi untuk bertemu dengan SBY? Menteri Kabinet kerja Jokowi - JK kompak membantah pernyataan SBY. Pada dasarnya, tidak ada satu pun pihak yang menghalangi pertemuan antara SBY dan Jokowi. Bahkan mereka mendorong SBY mengungkap pihak yang dimaksud.Orang yang pertama kali membantah pernyataan SBY adalah Sekretarist Kabinet Pramono Anung. Dia menegaskan tidak ada pihak yang melarang atau menghalangi pertemuan antara Jokowi dan SBY. Apabila SBY ingin bertemu dengan Jokowi, maka Presiden ke 6 Indonesia tersebut harus terlebih dahulu berkoordinasi dengannya atau menteri Sekretaris Negara Praktino.
" Tentunya jika memang beliau (SBY ) menginginkan pertemuan dengan presiden dan ada permintaan nanti akan kami komunikasikan kepada Presiden Jokowi, dan kami juga membaca bahwa ada yang menghalangi, sama sekali tiadk ada. Semuanya Tamu yang meminta waktu kepada Presiden Jokowi tentunya akan kami sampaikan oleh Setneg dan Seskab kepada Presiden Jokowi karena mekanisme Nya seperti itu," kata Pramono dikompleks Istana.
Pramono menambahkan, Istana siap menggelar pertemuan antar SBY dan Jokowi asalkan dari pihak SBY menyampaikan niatan ingin bertemu Jokowi. " Ya, kalau semuanya yang berkeinginan untuk bertemu dengan Presiden pasti disampaikan," ujarnya.
Selanjutnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto juga menegaskan hal sama. Dia yakin tidak ada pihak yang melarang Jokowi bertemu dengan siapapun.
" Sebenarnya nggak ada masalah. Sejauh ini yang saya tahu bahwa Pak Jokowi juga tidak membatasi diri untuk menerima siapa pun. Hanya saja, setiap tamu presiden harus melalui mekanisme yang berlaku. Misalnya, mengajukan permohonan melalui sekretaris Kabinet atau menteri Sekretaris Negara.
" Seandainya Pak SBY ingin bertemu Pak Jokowi, Saya kira tidak masalah. Justru penting tentunya, dan ada tata cara. Tata cara itu bukan satu langkah untuk mencegah beliau ketemu dengan Presiden.
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly ikut angkat bicara. Dengan tegas Yasonna membantah tudingan SBY. Menurut Yasonna, Jokowi terbuka dengan siapa pun. Apalagi SBY merupakan mantan Kepala Negara dan Ketua Umum Partai. Kendati demikian, setiap tamu Presiden harus mengikuti mekanisme khusus.
" Nggak ada yang ngelarang," tutur Yasonna.
Hingga sampai saat ini, SBY belum mengajukan permohonan bertemu dengan Presiden Jokowi. " Menurut Seskab ( Sekretaris Kabinet, Pramono Anung ) kan belum ada permintaan. Mana kita tahu hati orang mau ketemu," tuntasnya.
Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi meminta SBY membuka siapa pihak yang dituding menghalangi melakukan pertemuan dengan Jokowi. Johan menilai diera keterbukaan seperti saat ini ada baiknya hal itu dibuka tanpa perlu ditutup tutupi.
" Sekarang ini kan era terbuka Saya menyarankan kepada Pak SBY gitu disebut saja siapa gitu yang dimaksud menghalangi. Setau Saya tidak ada," kata Jonan di Kompleks Istana Kepresidenan.
Dia menyakini, apabila Presiden Jokowi ingin melakukan pertemuan, tidak ada satu pun pihak yang mampu menghalangi Kepala Negara. " Presiden tidak bisa kalau sudah memutuskan untuk bertemu misalnya kemudian ada yang menghalangi, Saya kira mungkin salah informasi, Saya tidak tahu," ujarnya.
Sepengetahuan Johan, Presiden Jokowi telah berulang kali menyampaikan bahwa pertemuan dengan SBY hanya tinggal menunggu waktu asalkan ada permintaan resmi melalui Menteri Sekretaris Negara. Johan menyatakan pertemuan antara SBY dan Jokowi jangan dianggap seolah keduany ada masalah. Apabila pertemuan keduanya terjadi, itu hanya pertemuan biasa.
Tidak hanya para Menteri, presiden Jokowi juga menanggapi tudingan SBY. Jokowi tidak membuka pintu pertemuan dengan SBY. Namun ada syaratnya. SBY harus mengajukan secara resmi untuk pengaturan waktu pertemuan dengan Presiden.
" Kan sudah Saya sampaikan bolak balik kan waktunya akan diatur tetapi kalau ada permintaan ( SBY) ya," kata Jokowi usai membuka Konferensi Forum Rektor Indonesia 2017 di JCC, Kamis.
Kepala Negara mengaku tidak mengetahui apakah sejauh ini ada permintaan secara resmi yang diajukan SBY untuk melakukan pertemuan tersebut. Dia meminta hal ini ditanyakan ke Menteri Sekretaris Negara Pratikno sebagai pengatur jadwal kepala negara. " Tanyakan ke Mensesneg bukan ke Saya," ujar Jokowi.
AKSIBERITA 2017 STRATEGI PERANG
AksiBerita - strategi menjerat melalui isu pornografi ini kejam sekaligus menarik. Jika kita melihat kasus video porno Ariel yang disebarkan oleh seseorang, maka hukum akan menjerat dua tersangka, si penyebar video dan obyek yang disebarkan.
Dan meski Ariel tidak berniat untuk menyebarkan, ia tetap saja harus mendekam di penjara karena UU pornografi menjeratnya. Begitu juga kasus chat sex HR dan FH ini.
Entah bagaimana ceritanya chatingan itu berada ditangan seseorang dan disebarkan.Tapi bukan itu poin utamanya, sebab anonymous bisa bearti apa saja dan siapa saja. Poin utamanya ada dibagaimana memanfaatkan situasi itu untuk memukul gerakan yang merongrong pemerintahan.
Dengan tersebarnya chat sex itu, maka polisi akan mengincar si penyebar dan objek yang disebarkan. Dalam hal ini, HR dan FH akan diperiksa, benarkah mereka melakukan hal itu.
Apalagi disana ada foto foto telanjang, dan kemungkinan ada lagi yang belum disebarkan yang lebih " hot " dari itu.
Jika pada akhirnya terbukti, HR dan FH akan terkena UU Pornografi persis seperti Ariel meski mereka tidak berniat menyebarkannya. Ini Saya katakan strategi kejam.
Tetapi strategi itu menjadi cantik ketika melihat dari sisi yang berbeda. Belum terbukti benar atau tidaknya chat itu saja, sudah terjadi penghancuran karakter terhadap HR yang oleh sebagian orang dianggap " Suci ". HR benar benar ditelanjangi bulat bulat oleh masyarakat media sosial dan itu hukuman yang mengerikan.
Meskipun perlawanan dilakukan dengan membuat cerita bahwa itu bukan handphone HR, tapi telat sudah, berita sudah menyebar dan sudah terbentuk penghakiman massa. Kredibilitas HR yang mau jadi Imam besar itu dikuliti habis. Itu poinnya.
Dengan penyelidikan menyeluruh terhadap kasus ini dan kasus yang banyak menjeratnya, maka itu akan memecah kekuatan HR. Yang mendukungnya paling cuman FPI dan ormas ormas garis keras lain seperti HTI, MIUMI dan lain sebagainya yang gak jelas.
Masyarakat luas sudah mencibirnya. Apalagi jika ternyata chat itu benar, maka " bruakkkkk..." Kasus ini akan merembet kemana mana dan menjadi bola panas dikalangan lawan. Banyak yang teseret nantinya dan berhubungan dengan nama nama Besar. Seperti kita tahu, FH adalah penghubung anda pendana dan yang didanai.
Inilah hasil dari penangkapan dengan tuduhan makar. Masing masing tertuduh harus bernyanyi, jika tidak ingin dilibatkan lebih dalam lagi.
Selasa, 31 Januari 2017
AksiBerita 2017 -Henry Yoso Tantang Orang Yang Sebut Dirinya Komunis
AksiBerita 2017 - Anggota komisi II DPR RI Henry Yosodiningrat mendatangi ruang SPKT Polda Metro Jaya, Selasa (31/1). Dia mengutarakan kekesalannya karena disebut sebagai komunis dan membenci Islam.
Melalui laporan yang dilayangkannya, Henry melaporkan pengelola akun Facebook satu channel dan akun instagram yang mengatasnamakan Habib Rizieq atas dugaan pencemaran nama baik sebab dituduh sebagai politisi berhaluan komunis.
" Intinya Saya melaporkan yang bertanggung jawab terhadap akun facebook satu chanel. Kemudian satu lagi yang bertanggung jawab terhadap akun instagram Habib Rizieq. Mereka memasukan dalam akun Facebook sama instagram ada foto Saya dan disertai dengan kalimat bahwa Saya sebagai politisi yang berhaluan komunis, kemudian Saya memusuhi Islam," terangnya kepada awak media di Mapolda Metro Jaya.
Menurutnya, fitnah tersebut dinilai sangat memojokkan dirinya dan menjatuhkan kehormatannya. Padahal Henry mengaku seorang Muslim dan sudah naik haji.
" Betapa buruknya Saya kalau seperti itu dan betapa kejinya fitnah itu. Sehingga Saya harus melaporkan itu demi kehormatan Saya dan agar tidak terjadi perpecahan karena bisa terjadi terbelah kita ini nya. Saya dituduh nanti masyarakat Islam bisa memusuhi Saya, Saya sendiri tidak disebutkan juga apakah Saya ini seorang haji, beragama Islam atau bukan karena disitu ada disebut kelompok minoritas," ungkap Henry.
Politisi Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga menuturkan, dampak dari fitnah tersebut bukan hanya dirasakan oleh dirinya seorang, melainkan juga keluarga besarnya.
" Itu kan bahaya. Mungkin tidak mengancam keselamatan jiwa saya, tapi anak anak saya, keturunan saya. Wah ini anak dari keturunan seorang yang memusuhi Islam, anak dari seorang politisi yang berhaluan komunis," kata dia.
Fitnah yang tersebar luas di media sosial itu juga membuat dirinya naik pitam. Bahkan, Henry siap menantang pelaku fitnah untuk berduel dengannya.
" Tapi yang pasti Saya menilai adalah perbuatan keji dari sekelompok orang keji yang pengecut. Muncul donk siapa kalian. Ngaku jangan sembunyi apapun yang kalian minta dari Saya, Saya ready. Ready dalam arti secara fisik pun Saya Ready," tutur Henry.























